86 13777716892
Teknik Menyemprot Metallic Basecoat agar Tidak Mottling, Clouding, dan Striping
Artikel ini menjelaskan teknik aplikasi metallic basecoat untuk painter otomotif profesional, termasuk pengendalian viskositas, spray pattern, atomization, posisi gun, overlap, travel speed, flash-off, control coat dan proses blending. Fokus utamanya adalah menjaga orientasi metallic tetap seragam sehingga risiko mottling, clouding, striping dan perbedaan shade antar-panel dapat dikurangi secara sistematis.

Teknik Menyemprot Metallic Basecoat agar Tidak Mottling, Clouding, dan Striping

Metallic basecoat sangat sensitif terhadap perubahan teknik aplikasi. Film thickness yang tidak merata, perubahan jarak gun, tekanan tidak stabil, atau overlap yang berbeda dapat mengubah orientasi aluminium flake dan menghasilkan mottling, clouding, striping atau perbedaan shade.

1. Persiapkan material secara konsisten

Ikuti mixing ratio sesuai TDS. Aduk toner sampai pigmen dan metallic flake benar-benar terdispersi sebelum pencampuran. Setelah reducer ditambahkan, saring material sebelum memasukkannya ke spray gun.

Temperatur material dan booth juga harus diperhatikan karena perubahan temperatur akan memengaruhi viskositas, evaporation rate dan atomization.

2. Evaluasi spray pattern

Lakukan test pattern sebelum spraying kendaraan. Fan harus simetris dan distribusi material harus merata. Jika salah satu sisi fan terlalu berat, periksa kebersihan air cap dan fluid nozzle.

Pada air spray gun, deposit kecil pada air cap dapat mengganggu airflow dan menyebabkan distribusi material tidak konsisten.

3. Jaga gun tetap perpendicular

Gerakkan spray gun sejajar dan mendekati posisi tegak lurus terhadap panel. Gun yang terlalu miring dapat menghasilkan wet film yang lebih berat pada salah satu sisi fan.

Pada warna silver, gray atau coarse metallic, perubahan kecil tersebut dapat terlihat jelas setelah drying. Gunakan overlap yang konsisten berdasarkan lebar fan aktual. Jangan mengubah overlap secara acak pada panel yang sama.

4. Jangan mengejar coverage dengan wet pass berlebihan

Jika coverage belum tercapai, tambahkan coat sesuai sistem material. Jangan memperlambat gun secara ekstrem pada satu area karena metallic flake dapat tenggelam pada wet film dan menghasilkan shade yang lebih gelap.

Saat menggunakan refinished painting HVLP spray gun, kestabilan travel speed, distance dan overlap lebih penting daripada perubahan pressure selama satu pass.

5. Gunakan control coat jika diperlukan

Setelah coverage tercapai, beberapa sistem metallic membutuhkan orientation coat atau control coat. Tujuannya adalah menyeragamkan metallic distribution, bukan meningkatkan film thickness secara berlebihan.

Gunakan flash-off sesuai TDS. Jangan membuat control coat terlalu kering karena dry overspray dapat menimbulkan permukaan kasar.

6. Evaluasi sebelum clear coat

Gunakan inspection light dari beberapa sudut. Periksa mottling, clouding, striping, patchiness, shade difference dan coverage. Semua masalah basecoat sebaiknya diperbaiki sebelum clear coat diaplikasikan.

READ MORE

按钮文本